Apa itu Business Analyst

Apa itu Business Analyst

Dalam bisnis, organisasi atau perusahaan tentu ingin memberikan produk atau layanan yang dapat memenuhi kebutuhan pengguna. Namun, kadang terdapat perbedaan pandangan antara apa yang dibutuhkan pengguna menurut perusahaan, dengan yang sebenarnya dibutuhkan pengguna itu sendiri.


Perkembangan teknologi dan penggunaan data dalam bisnis, membantu perusahaan dalam pengambilan keputusan, pembuatan produk, dan layanan berbasis data agar sesuai kebutuhan pengguna. Nggak heran juga kalau pekerjaan di bidang data dan bisnis kian dibutuhkan di banyak perusahaan. Salah satunya adalah Business Analyst. Apa itu Business Analyst? Yuk, cari tahu pengertian, tugas, gaji, dan skill yang dibutuhkan!

Business analyst itu apa, sih?

Business Analyst adalah seseorang yang bertugas membantu sebuah bisnis menganalisis proses, sistem, produk, dan layanan perusahaan untuk kemudian ditingkatkan dan membuat keputusan yang menguntungkan bagi bisnis berdasarkan analisis data. 

Dari hasil analisis data yang dilakukan, nantinya Business Analyst akan memberikan rekomendasi sistem untuk efisiensi kegiatan operasional perusahaan. Business Analyst juga membantu bisnis mendokumentasikan proses bisnis dengan menilai model bisnis dan integrasinya dengan teknologi.

Dalam pekerjaan sehari-harinya, seorang Business Analyst akan sering terlibat dengan pimpinan bisnis, IT, dan stakeholder lainnya untuk mengomunikasikan tujuan bisnis, sistem, proses, produk, dan layanan bisnis. 

Gaji seorang Business Analyst bisa berbeda-beda tergantung skill, pengalaman, UMP & UMK, serta perusahaan yang dilamar. Tapi, berdasarkan survei gaji oleh HRD Bacot 2021, range gaji Business Analyst di daerah Jakarta adalah Rp5.100.000 – Rp17.000.000.

Tugas dan tanggung jawab Business Analyst

Tugas Business Analyst di setiap perusahaan atau sektor perusahaan bisa berbeda-beda. Tapi, secara umum, tugas Business Analyst adalah menganalisis data untuk menyarankan berbagai keputusan untuk bisnis perusahaan. Nggak hanya itu, berikut adalah beberapa tugasnya:

  • Menganalisis dan mengevaluasi proses bisnis yang dimiliki perusahaan saat ini dan mengidentifikasi area perbaikan

  • Meninjau proses bisnis terkini dan kemajuan teknologi untuk membuat sistem yang lebih modern

  • Mengidentifikasi dan memprioritaskan kebutuhan dan persyaratan fungsional dan teknis organisasi

  • Menggunakan SQL dan Ms. Excel untuk menganalisis kumpulan data

  • Menyusun bagan, tabel, dan elemen visualisasi data lainnya

  • Membuat model keuangan untuk mendukung kebutuhan bisnis

  • Memahami strategi, persyaratan, dan tujuan bisnis

  • Perencanaan struktur bisnis perusahaan

  • Membuat perkiraan, perencanaan, melakukan analisis varians dan analisis keuangan

Skill yang dibutuhkan Business Analyst

Berikut adalah beberapa soft skill dan hard skill yang harus dikuasai seorang Business Analyst:

1. Analytical Skills

Analytical skill adalah kemampuan untuk mengamati dan menganalisis informasi atau data yang ada untuk dikembangkan menjadi sebuah ide atau solusi. Kamu harus terbiasa menganalisis apapun berdasarkan data, karena rekomendasi atau masukan yang diberikan harus berdasarkan data yang akurat.

2. Komunikasi yang Baik

Seorang Business Analyst akan bekerja sama dengan tim lain, misalnya tim produk, tim marketing, tim sales, tim IT, dan lainnya. Nggak hanya itu, kamu juga akan sering berkomunikasi dengan pemangku kepentingan lainnya yang ada di perusahaan. 

3. Riset

Riset bisnis memungkinkan perusahaan untuk membuat keputusan yang bijaksana terkait hal-hal yang berkaitan dengan bisnis. Dengan riset juga, perusahaan bisa memahami kebutuhan pengguna, peluang bisnis, tren pasar, ancaman kompetitor, dan lainnya. Saat ini, riset bisa dilakukan di depan laptop atau komputer masing-masing dengan adanya koneksi internet. Yang kamu perlukan adalah skill Googling yang mumpuni.

4. Problem Solving

Problem solving adalah kemampuan untuk memecahkan masalah dan menemukan solusi terbaik untuk masalah tersebut. Seorang Business Analyst menggunakan kombinasi pikiran logis, analitik, dan data statistik untuk memecahkan masalah dan memberikan solusi untuk bisnis. 

5. Visualisasi Data

Selain mengolah data, kamu juga harus bisa memvisualisasikan data dengan baik agar data tersebut bisa dipahami oleh semua orang yang terkait. Tools visualisasi data yang paling umum digunakan adalah Power BI dan Tableau.

6. Dokumentasi dan Membuat Laporan

Business Analyst nggak hanya mendokumentasikan kebutuhan klien atau pengguna, tapi juga setiap progress dan perubahan yang terjadi dalam sebuah project.

Dokumentasi ini dilakukan untuk keperluan pemeliharaan dan menjadi referensi untuk project di masa mendatang. Selain itu, seorang Business Analyst juga harus bisa membuat laporan bisnis.

7. Database dan SQL

Karena semua keputusan, rekomendasi, atau strategi disusun berdasarkan data, maka kamu perlu memahami dasar basis data atau database. Karena database menyediakan informasi yang dibutuhkan dalam bisnis. Misalnya, data pelanggan, data transaksi, dan data lainnya. SQL adalah bahasa yang digunakan untuk mengambil informasi dari database.

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Signature Programs

Read More
LEGO® SERIOUS PLAY®
Read More
Leadership In Motion
Read More
Outdoor Learning Experience

Follow Us

Kami siap membantu Anda

Pelajari lebih lengkap bersama kami

Let's Connect

Let's Connect

    Agenda Public Program Risconsulting 2022

    Klien Kami

    Podomoro City Blok
    Garden Shopping Arcade Blok B/8DH

    Jakarta Barat – 11470

    info@ris.co.id
    (021) 278 99 508

    X