February 11, 2026
Dalam ekosistem industri keuangan yang dinamis, fungsi penagihan (collection) sering kali dipandang sebagai ujung tombak dalam menjaga kesehatan arus kas perusahaan. Namun, tantangan terbesar yang dihadapi organisasi saat ini bukan sekadar pada bagaimana mencapai target angka, melainkan bagaimana menjaga reputasi dan hubungan jangka panjang dengan nasabah di tengah situasi yang menekan.
Organisasi seringkali dihadapkan pada kompleksitas perilaku debitur mulai dari yang menghindar, emosional, hingga yang manipulatif. Pendekatan konvensional yang hanya mengandalkan tekanan atau skrip kaku terbukti semakin tidak efektif dan berisiko melanggar etika profesional. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah pergeseran paradigma: dari sekadar "menagih" menjadi "membangun jembatan solusi" melalui komunikasi yang strategis dan humanis serta peningkatan Collection Skills yang mumpuni.
Program Elevating Your Collection Skills ini dirancang sebagai respons strategis terhadap kebutuhan organisasi untuk meningkatkan produktivitas tim, khususnya di tengah dominasi talenta muda (fresh graduate) yang memegang peran vital di garis depan. Analisis awal menunjukkan bahwa hambatan performa sering kali bukan disebabkan oleh kurangnya pengetahuan teknis produk, melainkan pada aspek interpersonal: bagaimana melakukan negosiasi, mengelola emosi nasabah, dan mengatasi keberatan dengan taktik yang elegan namun tegas.
Tujuan utama dari inisiatif ini adalah membekali tim dengan kerangka berpikir baru. Organisasi menyadari bahwa untuk menangani debitur yang "sulit", tim tidak bisa lagi bekerja secara intuitif tanpa struktur. Mereka memerlukan penguasaan teknik komunikasi yang mampu mengubah situasi konfrontatif menjadi kolaboratif, serta kemampuan untuk memahami profil psikologis nasabah agar pendekatan yang dilakukan tepat sasaran.
risconsulting menerapkan pendekatan pembelajaran yang menggabungkan psikologi komunikasi dengan taktik negosiasi praktis. Kerangka berpikir yang dibangun dalam program pengembangan Collection Skills ini berfokus pada transisi dari intimidation menuju relationship & solution.
Proses pembelajaran difasilitasi melalui beberapa pilar utama:
Berdasarkan evaluasi kualitatif dan observasi mendalam selama sesi berlangsung, program ini berhasil menciptakan pergeseran signifikan dalam pola pikir dan keterampilan peserta.
Evaluasi internal menunjukkan bahwa kesenjangan pengetahuan berhasil dijembatani secara optimal, menciptakan standar kompetensi yang lebih merata di seluruh tim melalui pengasahan Collection Skills yang komprehensif.
Pembelajaran kunci dari program ini bagi organisasi adalah bahwa data dan empati adalah aset strategis dalam penagihan.
Jika organisasi Anda menghadapi tantangan dalam meningkatkan efektivitas tim penagihan atau ingin membangun strategi komunikasi yang lebih tangguh dan beretika, mari berdiskusi. Diskusikan dengan 👉 risconsulting, bagaimana pendekatan pembelajaran terstruktur yang dapat membantu tim Anda mengubah tantangan menjadi performa
Related Tags
Mengapa Employee Satisfaction Adalah Investasi Terbesar Perusahaan
Problem Solving Ampuh: Tuntaskan Masalah dengan 5 Whys
Persiapan pensiun: Membangun Masa Depan yang Berdaya dan Bermakna bagi Talenta Senior
Menjembatani Kesenjangan Komunikasi Antargenerasi
HR for Non-HR: Seni Mengelola Talenta Jadi Juara

Kami adalah solusi kreatif untuk
kapabilitas & kapasitas di era digital.
Capai tujuan bisnis Anda bersama tim ahli kami.
Klik tombol di bawah untuk konsultasi gratis.

Discover our latest articles and insights
Company

Podomoro City
Garden Shopping Arcade Blok B/8DH
Jakarta Barat - 11470
info@ris.co.id
(021) 278 99 508