Training Data-driven Decision Making – Risconsulting

data driven adalah
data driven adalah
data driven adalah

Data umumnya digunakan dalam tugas setiap hari, dengan panggilan data driven.
Data driven sendiri sebagai satu langkah lakukan tugas berdasar data yang ada.
Maka tiap tugas yang kita kerjakan sebaiknya berdasar data yang kita punyai. Data driven sangat penting dan berguna untuk tugas kita.
Masalahnya data driven membuat tugas kita lebih divalidasi, karena sesuai data yang kita punyai.

Pentingnya Data Driven untuk Pekerjaan Kita

Ada sejumlah alasan lain mengapa data driven itu penting dan layak kita praktikkan, terutama dalam pekerjaan kita. Alasan-alasan tersebut adalah:

1. Membuat Pekerjaanmu Menjadi Lebih Terarah

Karena harus berdasarkan pada data, karena itu data driven juga dapat membuat tugasmu lebih terukur.Data sendiri nanti akan memberi deskripsi beberapa hal yang terkait dengan tugasmu.

Misalkan:

Kamu adalah seorang digital marketing yang sedang lakukan taktik pemasaran untuk perusahaanmu.

Jika kamu menggunakan sistem data driven, karena itu kamu akan memperoleh informasi-informasi atau deskripsi masalah beberapa hal yang terkait dengan tugasmu.

Misalnya: siapa yang harus menjadi sasaran pemasaran-mu; apa yang membuat mereka tertarik; datang dari mana mereka; dll. Beberapa informasi itu pasti membuat kamu lebih gampang lakukan taktik pemasaran dengan tepat.

2. Membuatmu Menjadi Pekerja yang Lebih Baik

Melakukan pekerjaan berdasarkan data akan memaksamu untuk tidak asal bekerja, bahkan dalam mengambil keputusan. Segala pekerjaan dan keputusanmu harus selalu diambil berdasarkan data yang ada.

Bekerja berdasarkan data juga membuat lebih terlatih dalam menafsirkan data. Ini tak lepas dari sifat data yang multi-interpretatif, atau bisa diterjemahkan sesuai dengan kondisi atau kebutuhan tertentu,

Hal-hal di atas menjadi penyebab mengapa data driven bisa membuatmu menjadi pekerja yang lebih baik.

3. Membuatmu Tak Alergi Terhadap Data

Data mungkin adalah hal yang paling sering kita hindari. Rumit dan terkadang sulit didapat adalah alasan mengapa data sering kita hindari, utamanya adalah pekerjaan kita.

Lewat data driven, kita akan menyadari bahwa data sangatlah penting bagi pekerjaan kita.

Bahkan, data bisa menentukan kesuksesan serta kevalidan dalam pekerjaan kita.

Hal ini disebabkan karena data-data yang dipakai pada data driven bukanlah sekadar data biasa.

Adapun data-data yang dipakai adalah data-data yang sudah dikumpulkan dan dianalisis sedemikian rupa.

Selain itu, data-data yang ada dipakai pada data driven adalah data yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaanmu. Jadi, kamu tak akan alergi lagi terhadap data.

4. Membuatmu Lebih Mudah Dalam Memprediksi Apa yang Harus Kamu Lakukan di Masa Depan nanti

Meskipun berisi info-info terkini, data sering sekali dipakai sebagai alat untuk memprediksi masa depan. Ini tak lepas dari sisi akurasi yang terkandung dalam data.

Bila kamu nanti menerapkan data driven, maka kamu pun bisa melakukan prediksi untuk masa depan.

Adapun prediksi masa depan di sini bukan untuk memprediksi nasibmu di masa depan, melainkan prediksi terkait pekerjaan atau strategi apa yang harus diterapkan di masa depan nanti.

Ini tentu akan membuatmu lebih mudah dalam memetakan masa depanmu, serta membuatmu lebih visioner tentunya.

Cara Menerapkan Data Driven

Sebelumnya, kita sudah mengetahui sejumlah alasan betapa pentingnya data driven. Lalu, bagaimana sih cara menerapkannya dalam pekerjaan kita?

Menurut laman Sisense, setidaknya ada lima cara untuk menerapkan data driven dalam pekerjaan kita nanti, antara lain:

Tentukanlah Tujuanmu

Agar kamu bisa menerapkan data driven dengan baik, kamu harus tahu dulu apa tujuanmu menerapkan hal tersebut.

Menentukan tujuan sejak awal dapat membuatmu menerapkan data driven sesuai dengan apa yang kamu inginkan.

Ketahuilah Sumber-Sumber Data

Agar kamu bisa menerapkan data driven dengan baik, kamu harus tahu dulu apa tujuanmu menerapkan hal tersebut.

Menentukan tujuan sejak awal dapat membuatmu menerapkan data driven sesuai dengan apa yang kamu inginkan.

Pilihlah Data Mana Saja yang Menjadi Acuan atau Referensi

Data yang akan kamu dapat dari sumber-sumber data yang ada sangatlah banyak, Oleh karnanya, data-data tersebut mesti diseleksi dan dipilih sesuai dengan tujuan yang kamu tentukan sebelumnya.

Selain agar tak melenceng dari tujuanmu, melakukan cara ini juga membuatmu tak kebingungan soal mana data yang harus jadi tujuanmu. Jadi, kamu pun bisa lebih fokus saat menerapkan data driven nanti.

Kumpulkanlah Semua Data yang Terpilih, Lalu Lakukanlah Analisis Terhadap Data-Data Tersebut

Setelah kamu pilih data-data mana yang layak, maka kumpulkanlah semua data tersebut.

Adapun data yang harus kamu kumpulkan bukanlah sembarang data. Tetapi, data yang benar, akurat, serta sesuai dengan tujuan atau pekerjaan yang hendak dilakukan.

Selain itu, data yang dipakai pun harus berasal dari sumber terpercaya, dan tak bias. Dalam artian, data tersebut tidak susah diterjemahkan atau punya makna lebih dari satu.

Kamu bisa melakukan pengumpulan data tersebut secara mandiri, atau lewat bantuan temanmu yang ahli di bidang data. Menurut laman O’Relly, mengumpulkan data merupakan pekerjaan yang cukup menguras waktu.

Ini sesuai dengan sebuah fakta yang menyebutkan, kalau para data scientist lebih banyak menghabiskan waktu kerjanya selama 80 persen untuk mengumpulkan data (serta membersihkannya).

Kendati begitu, cara ini harus tetap dilakukan, terutama bila ingin menerapkan data driven secara baik dan maksimal.

Jangan biarkan data-data yang terkumpul begitu saja. Lakukanlah analisis langsung terhadap data-data tersebut.

Namun, sebelum data-data tersebut dianalisis, kamu harus memastikan kalau data tersebut memenuhi kriteria-kriteria tertentu. Kriteria-kriteria tersebut (yang dilansir dari O’Relly) adalah:

  • Joinable: pastikan kalau data-data tersebut memiliki format atau bentuk yang membuatnya dapat digabungkan dengan data-data lainnya.
  • Shareable: data-data yang telah dikumpulkan bisa dibagikan kepada pihak-pihak lainnya.
  • Querryable: pastikan data-data yang terkumpul dapat diminta atau diakses.

Untuk menganalisis data, kamu bisa melakukannya dengan perangkat lunak khusus penganalisis data. Bila tidak, kamu bisa melakukannya via bantuan temanmu yang seorang data analyst. Mungkin akan butuh waktu lama untuk meganalisis data-data tersebut.

Lama tidaknya waktu yang dipakai sendiri tergantung dari data-data yang ada. Semakin rumit data-data yang dipunya, maka semakin lama pula proses penganalisisan data-data tersebut.

Lakukanlah Pekerjaanmu Berdasarkan Data-Data Tersebut

Setelah data-data dianalisis, maka kamu akan mendapatkan sejumlah informasi penting yang bekenaan dengan tujuan atau pekerjaanmu.

Sejumlah informasi tersebut kelak akan menjadi petunjuk untuk melakukan pekerjaanmu, sekaligus mencapai tujuanmu.

Bila informasi-informasi pada data-data tersebut telah didapat, maka kamu jangan berdiam diri saja. Segeralah kamu lakukan pekerjaanmu berdasarkan data-data tersebut.

Dengan begitu, kamu pun akan melakukan pekerjaanmu dengan baik; tujuanmu pun akan tercapai; dan tentu saja, kamu pun telah berhasil menerapkan data driven dengan baik.

Data driven merupakan metode dalam melakukan pekerjaan, yang didasari dengan data.

Metode ini sangat penting untuk kamu lakukan, karena punya sisi positif di dalamnya.

Jadi, kamu tak usah ragu untuk menerapkan data driven ini di pekerjaanmu, ya!

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Signature Programs

Read More
LEGO® SERIOUS PLAY®
Read More
Leadership In Motion
Read More
Outdoor Learning Experience

Follow Us

Kami siap membantu Anda

Pelajari lebih lengkap bersama kami

Let's Connect

Let's Connect

    Agenda Public Program Risconsulting 2022

    Klien Kami

    Podomoro City Blok
    Garden Shopping Arcade Blok B/8DH

    Jakarta Barat – 11470

    info@ris.co.id
    (021) 278 99 508

    X